Memanfaatkan Sumber Daya Alam, Siswa Sulap Menjadi Kerajinan Tangan yang Estetik dan Bermanfaat

0

 

Tampak siswi SMP Al-Faqih fokus mengolah tanah liat. Doc. Istimewa


PAMEKASAN - Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah, tentunya juga dapat dioleh melalui kerajinan tangan menjadi yang lebih estetik dan bermanfaat.

Nah, berangkat dari kegelisahan itu, Ibu Indah Karunia, S.Pd., M.Pd. pengampuh mata pelajaran Prakarya di Kelas 8 dan 9 SMP Al-Faqih Sumber Nyamplong Kowel Pamekasan Madura yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Al-Faqih sebelumnya telah memberikan materi kerajinan tangan yang memanfaatkan bahan keras dan lunak berasal dari alam.

Ibu Indah, sapaan akrabnya, mengatakan selain ia telah memberikan materi, juga memberikan pengarahan dalam proses pengolahannya.

"Kalau Kelas 8 membuat kerajian dari bahan lunak yang berasal dari alam, yaitu tanah liat," ujarnya kepada warta Media SMP Al-Faqih Sumber Nyamplong, Sabtu (12/8/23) via WhatsApp. "Inilah hasilnya," lanjutnya dengan mengirim pesan berupa video yang menampakkan kerajinan tangan siswa yang sudah jadi.

Dalam video tersebut, tampak ibu Indah menanyakan satu per satu kepada setiap kelompok, "Ini dari kelompok berapa, Nak?" tanya seorang perempuan dalam video tersebut.

"Kelompok Empat, Bu. Membuat Pot (Bunga, red)," jawab salah seorang siswi yang tengah fokus mengolah tanah liat tersebut.


Proses pengeringan karya siswa.

Berbeda dengan kelompok tiga yang menyulap menjadi asbak, sedangkan kelompok dua membuat gelas dan wadanya, tak kalah menariknya juga kelompok satu yang mengolah menjadi tempat pensil, yang nantinya mereka akan mewarnainya.

Selanjutnya, ibu Indah mengirim video lanjutan yang memperlihatkan proses pengeringan kerajinan siswa Kelas 8 yang tampak dikeringkan di halaman sekolah.

Setelah itu, ia mengajak siswa/siswi untuk memanfaatkan stek es krim untuk diolah menjadi kerajinan tangan yang penuh kreatifitas, estetik dan bermanfaat. Dia membebaskan siswa/siswi untuk berinovasi dalam pengolahannya.

"Kalau Kelas 9 itu, kerajinan bahan keras yang berasal dari alam, dan ini bahannya diambil dari kayu. Siswa dalam setiap kelompok dibebaskan membuat kerajinan dari bahan kayu, membuat layang-layang, rumah-rumah dan tempat pensil dari stik es krim," ujarnya.


Salah seorang siswi saat mempresentasikan karyanya. Doc. Istimewa


Dalam video tersebut, tidak hanya memperlihatkan hasil olahannya, melainkan juga tampak seorang siswi dari kelompok tiga membuat Layangan Ubur-Ubur yang diminta untuk mempresentasikan hasil kerajinan tangannya tersebut di depan kelompok yang lain. Setelah itu, ibu Indah memberikan beberapa pertanyaan, mulai dari penamaan karyanya hingga pada fungsinya.

"Oh. Iya, Bagus," puji ibu Indah yang terdapat pada akhir rekaman video tersebut, dan senyum bahagia terlukis dari kedua pipi siswi tersebut.

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)
To Top